Imam Berwajah Dua

Pernah seketika ana membelek-belek buku antologi puisi Wilayah Cinta Grup Karyawan Luar Negara, ana tertarik pada sebuah puisi karya Shaine Ali dengan ayatnya yang bersahaja. Suka ana kongsi di sini.

Imam Berwajah Dua

Imam muda segak berkopiah

hari pertama memimpin jemaah,

jantung berdegup tak sudah

takut dikata graduan Jeddah

tersekat-sekat baca Fatihah,

tak lancer hafalan surah,

patutnya dulu kena tarbiyah

belajar pondok susah payah

balik kampong sebar dakyah,

penyakit hati jadi barah

urusan dunia jangan diendah,

demi akhirat tambah ibadah

baru hidup dipermudah.

Makmum bermacam pangkat,

tatkala takbir diangkat

nafas jadi singkat

mengingatkan bila akan berangkat

ke alam yang hitam pekat,

mata terus ditongkat

melihat saf yang tinggal sekerat,

hati jadi berat,

patutnya PAS pegang tongkat

mungkin meriah masjid Segamat

yang sepanjang penggal keramat

tanpa baying Yang Berhormat.

Hidup luar biasa,

setiap manusia kejar kuasa,

guna politik jimat masa,

harta dunia emas suasa

mungkin esok lusa

mata kelabu lupa jasa,

imam muda mula terasa

masa depan perlu diperkasa,

amalan jadi tak bertimbang rasa,

ilmu agama sia-sia,

tiap saat menambah dosa,

cantas mencantas perkara biasa,

itulah lumrah manusia

termasuk imam berwajah dua.

Published in: on November 6, 2007 at 1:56 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://cheekylulu.wordpress.com/2007/11/06/imam-berwajah-dua/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: